Sama seperti halnya manusia yang memerlukan vaksin guna menambah daya tahan tubuh. Vaksin kucing harus dilakukan karena banyak sekali penyakit serius yang dapat mengancam kesehatan si kucing, kami sudah merangkum beberapa informasi terkait vaksin kucing, jenis-jenis serta apa kegunaanya bagi hewan peliharaan.

Vaksin biasanya diberikan melalui metode suntik pada bagian bawah kulit, walaupun terkadang beberapa dokter hewan juga melakukan vaksin melalui cairan yang diteteskan dimata atau dimasukan ke hidung. Vaksin dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap penyakit menular dan membuat stimulus respon imun yang lebih baik sehingga jauh dari infeksi.

Jenis-Jenis Vaksin Kucing menurut zat yang terkandung

Vaksinasi mempunyai bahan baku atau zat yang berbeda tergantung dari kebutuhan, oleh karena itu sebaiknya kamu tau lebih detail tentang zat yang terkandung dalam vaksin, berikut adalah jenis-jenisnya :

  • Organisme Hidup
    Vaksin kucing jenis ini disebut telah melalui fase modifikasi sehingga akan sangat aman untuk peliharaan dan dapat bereplikasi setelah vaksin diberikan, organisme yang dimasukan kedalam bersifat baik dan aktif sehingga akan membantu dan memicu kekebalan tubuh yang jauh lebih baik.
  • Organisme yang terbunuh
    Dalam jenis ini, organisme yang dimasukan adalah organisme yang sebelumnya sudah dibunuh terlebih dahulu, lalu dikombinasikan dengan bahan kimia untuk mendapatkan respon imun untuk kekebalan tubuh.
  • Vaksin Rekombinan
    Vaksin jenis ini adalah merupakan terobosan baru yang mana akan menggabungkan lebih dari satu jenis organisme, setiap organisme akan diambil gen yang bertanggung jawab guna menghasilkan protein baik, semua vaksin pastinya sudah menjalani proses pengujian sehingga walaupun ada kombinasi seperti ini, dampak yang dihasilkan tetaplah yang terbaik dan tidak membahayakan.

Ada vaksin yang sebenarnya tidak boleh digunakan, namanya adalah vaksin homeopati, vaksin homeopati tidak boleh digunakan karena jenis ini tidak memiliki dasar ilmiah dan tidak bisa merespon kekebalan imun pada binatang, jadi kami merekomendasikan untuk gunakan vaksin di dokter hewan ya guys, jangan beli sembarangan di online shop.

Penyakit yang bisa dibasmi dengan vaksinasi

Pastinya banyak dari sobat binatang bertanya, penyakit apa sih sekiranya yang baik dilawan menggunakan vaksinasi, kami setidaknya merangkum sudah ada 8 penyakit yang bisa dilawan menggunakan vaksinasi, jadi ketika ditanya penting atau tidak vaksin? jawabannya sangatlah penting, karena selain bisa memperkuat imun, namun juga bisa digunakan untuk melawan secara langsung penyakit.

Vaksin yang biasanya tersedia di dokter hewan biasanya memberikan perlindungan terhadap infeksi berikut :

  1. Virus Panleukopenia Kucing (FPV, Enteritis, Parvovirus)
  2. Virus Herpes (FHV-1, Flu Kucing)
  3. Calicivirus (FCV)
  4. Feline Leukimia Virus (FeLV)
  5. Rabies
  6. Chlamydophila Felis
  7. Bordetella Bronchiseptica

Vaksin kucing inti dan pembantu

Vaccine dibagi kedalam dua golongan, yaitu inti dan non-inti, vaccine inti dianggap oleh dokter sangatlah penting untuk semua jenis kucing, karena sifat penyakitnya yang bersifat dapat meluas dan juga menularkan kepada manusia. Vaksin pembantu atau non-core hanya diberikan kepada kucing yang mana setelah hasil pemeriksaan disebutkan terdapat infeksi sehingga membutuhkan perlindungan.

Macam-Macam Vaksin Kucing

Berikut adalah macam-macam vaksin kucing menurut penyakit, usia dan tempat tinggal kucing :

Panleucopenia (Inti)

Virus Panleucopenia atau yang juga seringkali dikenal dengan sebutan parvovirus adalah penyebab parah dan seringkali fatal dari gastroenteritis hemoragik, yang merupakan wabah yang dapat menyebabkan kematian pada kucing.

Vaksinasi terhadap virus ini sangatlah penting dan juga efektif serta memiliki peran dalam melindungi kucing dari serangan infeksi, virus ini sangatlah menular dan satu-satunya cara mencegah peliharaan agar tidak terjangkit virus ini adalah dengan melakukan vaccine.

Virus Herpes & Calicivirus

Vaksin untuk virus herpes atau (FHV-1) dan juga feline calicivirus (FCV) selalu diberikan dengan cara bergabung, alasannya adalah karena kedua virus ini merupakan penyebab utama infeksi saluran pernafasan pada kucing atau (Flu Kucing)

Kucing yang terserang kedua virus ini biasanya menunjukan gejala seperti sering bersin, keluarnya cairan dari hidung, keputihan pada mata, sariawan, dan beberapa tanda klinis yang sangat bervariasi dari ringan hingga berat. Kedua virus ini ada dimana-mana dalam lingkungan kucing, walaupun vaksinasi tidak selamanya bisa menahan kucing terjangkit infeksi ini, namun resiko yang ditimbulkan bisa sangat menurun.

Rabies

Rabies adalah penyakit yang sering terjadi pada anjing, namun juga bisa menginfeksi kucing, rabies berbahaya karena bisa menular kemanusia, untuk alasan ini rabies sangatlah ditakuti dan setiap peliharaan wajib untuk diberikan vaksin jenis ini.

Feline Leukemia Virus (Vaksin Non Inti)

Felv adalah penyakit penting yang dapat menyebar melalui beberapa pertempuran bakteri baik dan buruk, melalui tempat makan yang digabungkan dengan hewan terjangkit, air yang sama dengan hewan terjangkit bisa menularkan penyakit ini dengan cepat.

Felv disebut sebagai penyakit penting karena bisa memberikan masalah yang sering pada hewan terutama pada infeksi yang akan mengakibatkan limfoma, anemia, dan juga imunosupresi, yang jika didiamkan terus menerus akan menyebabkan kematian.

Chlamydophila Felis

Chlamydophila Felis adalah jenis bakteri yang menjadi penyebab utama dari konungtivitis pada kucing, anak kucing merupakan yang paling rentang terkena penyakit ini, dimulai dari gejala kelainan pada pernafasan.

Kucing yang terjangkit bisa diobati dengan memberikan antibiotik dengan tepat, namun vaksinasi dapat membuat program lebih terkontrol dan imun yang lebih baik, jadi walaupun terkesan tidak terlalu membahayakan, vaccine dari jenis ini tetaplah diperlukan.

Bordetella Bronchiseptica

Bordetella adalah infeksi yang menjadi bagian kompleks dari flu kucing, sehingga bisa membuat keadaan lebih parah dibandingkan FHV-1 dan juga FCV, vaccine ini dinilai penting karena vaccine ini adalah yang memicu kelemahan imun pada kucing sehingga bisa terjangkit virus FCV dan FHV.