Kucing merupakan salah satu hewan yang sangat tergantung kepada suhu dimana ia berada, meskipun mereka termasuk dalam hewan yang sangat suka kebersihan dengan rajin membersihkan dirinya dengan cara menjilat, nyatanya seringkali perbedaan suhu dan tempat dimana mereka tinggal justru membawa masalah yang lain. Penyakit kulit pada kucing sering sekali kita temui di area dekat kuping atau kepala, kenapa di area tersebut? itu karena diarea tersebut kucing tidak bisa membersihkan dirinya dari kotoran.

Seringkali ketika penyakit kulit pada kucing data, mereka merasakan gatal yang tidak tertolong, bahkan dalam beberapa kasus terdapat jamur yang sangat menggangu sehingga sangat membuat kucing menjadi tersiksa.

Penyakit kulit pada kucing yang sangat umum menimpa kucing

Kami setidaknya sudah merangkum 7 penyakit dan bagaimana pencegahanya agar dikemudian hari, jika peliharaan anda harus mengidap penyakit pada bagian kulit, kamu sudah perlu panik dan tau apa yang harus dilakukan.

  • Flease
    Sama seperti mamalia berdarah panas yang ada, kucing sangatlah rentan terhadap gigitan kutu yang sangat mengganggu. Selain sangat mengganggu aktifitas dari kucing, kutu juga merupakan salah satu faktor atau wadah dari penularan cacing pita.
    Sebagian kucing akan merasakan gatal-gatal dan meresponnya dengan garukan, namun beberapa kasus bisa membuat kucing menjadi hipersensitif sehingga akan menjadi agresif.

    Terdapat banyak produk shampo yang bisa kamu gunakan guna menghilangkan kutu pada kucing, tidak perlu merk khusus, kamu hanya perlu datang ke petshop dan bertanya tentang shampo khusus untuk kutu.
  • Ear Mites
    Tungau yang ada ditelinga atau ear mites memiliki nama lain Otodectes cynotis, mereka adalah parasit yang sangat umum dalam dunia kucing, biasanya tungau ini menyerang kucing yang masih muda.

    Kucing yang sebelumnya telah terinfeksi tungau pada bagian telinga hanya menunjukan gejala iritasi pada bagian dalam telinga, banyak sekali kucing yang menunjukan bahwa mereka sangat gatal, bahkan banyak pula diantaranya menggaruk hingga menggores pembuluh darahnya sehingga membentuk hematoma diantara pina mereka.

    Tungau di telinga atau ear mites sangatlah mudah untuk didiagnosis pada dokter hewan, biasanya hanya perlu dilihat melalui mikroskop karena ear mites bisa terlihat melalui alat tersebut, ketika ada satu kucing yang terinfeksi tungau ini, kami menyarankan untuk menjauhkan dengan peliharaan ini, karena ear mites merupakan penyakit yang menular.
  • Ringworm (Kurap)
    Kurap yang juga dikenal sebagai dermatofitosis merupakan salah satu penyakit kulit pada kucing yang menyerang melalui infeksi jamur, umumnya kurap menginfeksi bagian kulit dalam atau juga kuku, penyakit ini bersifat zoonosis yang berarti ketika kucing memiliki penyakit ini, bisa ditularkan kepada manusia.

    Ciri utama ketika kucing mengidap kurap adalah, kulit mereka akan terlihat bersisik dan juga terlihat kulit tebal yang membundar serta diikuti dengan rambut yang rontok, biasanya kurap menyerang bagian kepala, punggung dan kaki depan, kurap biasanya tidak gatal, namun memberikan tanda yang sangat dominan pada kucing.
  • Alergi Lingkungan
    Alergi terhadap lingkungan atau atopi sangatlah sering terjadi kepada kucing tanpa kita sadari, alergi lingkungan bisa mencakup debu, jamur, serbuk atau bahkan karena hewan lain, biasanya kucing yang terkena alergi seringkali melakukan gosok pada bagian telinganya.

    Pemeriksaan lengkap ketika kucing mengalami atopi sangatlah sama dengan pemeriksaan alergi makanan pada kucing, ketika kamu membawanya ke vet, pastinya dokter akan merekomendasikan tes alergi agar nantinya bisa diberikan obat oral yang sesuai.
  • Infeksi Bakteri
    Pyoderma atau infeksi bakteri pada kulit kucing adalah kondisi sekunder yang sering terjadi pada binatang peliharaan, ketika mengidap penyakit ini, kucing akan merasakan gatal yang luar biasa hingga bisa menyebabkan trauma pada kulit.

    Selain menyebabkan rasa gatal pada tubuh kucing, pioderma juga bisa dilihat dari banyaknya bulu yang rontok pada binatang peliharaan, selain rontok, kulit juga akan mengelupas dan menghasilkan pustula kecil.
  • Alergi Makanan
    Alergi makanan pada kucing juga bisa menyebabkan masalah pada kulit kucing, biasanya yang paling sering terjadi selalu memiliki tanda klinis gatal pada bagian kepala dan juga leher, beberapa kucing yang daya imunnya lemah juga akan mengalami diare dan juga muntah, jadi kalian bisa menganalisa sendiri, jika gatal diikuti dengan muntah dan diare jadi bisa dipastikan bahwa mereka tidak cocok dengan makanan yang kamu berikan.
  • Feline Acne
    Sama seperti hormon manusia, kucing juga bisa menghasilkan komedo dari dagunya, ketika komedo muncul, lemak akan menumpuk dibagian dagu sehingga menimbulkan gatal yang tidak begitu terasa untuk kucing.

    Kucing seringkali menyembunyikan gejala ketidaknyamanan mereka dengan banyak sekali gejala fisik yang hampir hampir serupa, untuk masalah kulit ini sebenarnya agak sulit untuk dianalisa sendiri oleh kita, jadi ketika kamu rasa mereka sedikit gatal pada bagian dagu, baiknya kamu membawanya ke vet, namun jika menurutmu semua masih bisa dikendalikan, cukup kompres saja dengan air hangat.

Nah guys, ternyata penyakit kulit yang bisa dialami kucing cukup beragam ya, jadi tips dari kami adalah untuk selalu jaga makanan, tempat tinggal dan jangan lupa untuk selalu memperhatikan suhu ruangan, jika dirasa kucingmu mengalami tanda-tanda seperti diatas dan sangat mengganggu, segeralah untuk membawanya ke vet agar mendapatkan penanganan secara cepat.