Informasi Utama Kucing Tonkinese

Ukuran Laki-Laki : <8kg

Ukuran Perempuan : <8kg

Warna Mata : Kuning Hijau

Lama Hidup : (-)

Kebutuhan akan Perhatian : Sedang

Panjang Bulu : Pendek

Karateristik : Atraktif dan berisik

Teregistrasi pada Organisasi : CFA, TICA, AACE, ACF, ACFA, CCA, AFC


Sejarah Kucing Tonkinese

Kucing Tonkinese adalah hasil persilangan antara kucing siam dan juga kucing burma, kedua ras ini berasal dari Asia Tenggara yang pada saat itu disilangkan karena sedang melakukan eksplorasi tipe tubuh kucing yang modeat namun tidak begitu berisik seperti kucing siap namun memiliki sifat yang penuh akan kasih sayang serta kecerdasan yang tinggi khas kucing burma dan kucing siam.

Persilangan antara birma dan siam pertama kali dicetuskan pada tahun 1950an oleh seseorang yang bernama Milan Greer, walaupun pada saat itu milan greer mereasa bosan dan akhirnya tidak meneruskan percobaannya, namun apa yang dibuat oleh greer pada saat itu memicu keinginan dari para peternak lain untuk mendapatkan kucing dengan warna bulu coklat gelap yang disertai dengan poin khas birma di tubuhnya.

Organisasi Internasional mulai mendaftarkan trah ini pada tahun 1976 dan perlu waktu yang sangat lama hingga akhirnya pada 20 tahun kemudian atau tahun 1984 baru selesai diakui oleh beberapa organisasi internasional, lamanya proses karena dianggap ciri dari trah ini tidak begitu dominan sehingga tidak perlu ras baru.

Nama dari Tonkinese sendiri berasal dari Tonkanese yang merujuk pada musikal pasifik selatan yang mana merupakan sebuah pulau yang tidak mendiskriminasi keturunan campuran namun pada tahun 1971 namanya resmi diubah menjadi tonkinese yang berasal dari teluk tonkin di daerah vietnam.

Ciri-Ciri Kucing Tonkinese

Ciri-ciri kucing tonkinese adalah ramah, aktif dan juga penuh akan kasih sayang, jika kamu rasa kucing kamu menyendiri dan sangat mandiri hal tersebut tidak akan kamu temui pada ras ini, karena ras ini akan selalu menuntut perhatian darimu dan berharap bisa selalu dekat dengan pemiliknya.

Trah ini termasuk yang akan selalu mengikuti kamu berjalan kemana-mana, ia bukan tipe yang senang tinggal dirumah sendiri, ia adalah tipe yang suka berada di tengah keramaian meskipun yang bersama mereka adalah orang baru atau bahkan peliharaan lain seperti anjing ataupun marmut.

Seperti leluhurnya, kucing ras ini memiliki kecerdasan yang tinggi serta tidak bisa diam, kecerdasan dari trah ini merupakan sebuah anugerah yang membuat mereka sebenarnya bisa untuk diajari beberapa trik seperti datang ketika dipanggil, duduk atau bahkan bermain lar-larian dengan kode tertentu.

Kucing tonk juga termasuk ras yang sangat berisik meskipun tidak terlalu berisik seperti ras siam, mereka bisa dibilang adalah ras siam dengan sisi yang lebih lembut, yang mana sangat suka untuk duduk dipangkuanmu dan juga mengikuti kemana dirimu bergerak.

Cara merawat kucing Tonkinese

Kucing Tonkinese yang mempunyai ukuran tubuh sedang serta badan yang ramping memiliki bulu yang tidaklah panjang, mereka juga memiliki kepala yang berbentuk sedikit bulat serta telinga yang cukup panjang dan juga lebar, mereka memiliki pangkal dengan ukuran yang cukup lonjong.

Mata dari ras ini di anugrahi dengan warna biru, hijau dan kekuningan, warna dari matanya tergantung dari warna bulunya, Mantelnya tidak tebal muncul dalam warna yang solid, dan berikut adalah cara merawat kucing tonkinese :

  1. Berikan makanan kucing yang mengandung protein tinggi
  2. Lakukan mandi setidaknya 1 bulan sekali
  3. Lakukan sisir dengan periode setidaknya seminggu 2 kali guna menghilangkan bulu rontok
  4. Lakukan penggosokan gigi ketika sedang melakukan mandi guna menghilangkan karang gigi
  5. Sediakan tempat dimana ia akan buang air besar, usahakan dengan litter box

Foto Kucing

Video Kucing

Teregistrasi Pada Asosiasi