Informasi Utama Kucing Balinese

Ukuran Laki-Laki : >6kg

Ukuran Perempuan : 5-6kg

Warna Mata : Biru

Lama Hidup : 8-13 Tahun

Kebutuhan akan Perhatian : Sedang

Panjang Bulu : Pendek

Karateristik : Lurus dan berkilau

Teregistrasi pada Organisasi : CFA, ACFA, FIFe, TICA


Deskripsi Kucing Balinese

Kucing balinese adalah spesies kucing yang memiliki keanggunan luar biasa, mereka memiliki tubuh yang berbentuk tabung. Tulangnya hampir sama dengan kebanyakan ras shorthair lainnya dimana terlahir dalam bentuk ramping namun juga memiliki permukaan tubuh yang halus namun tidak terlihat kurus.

Kepala kucing balinese sama seperti kepala kucing japanese bobtail yang mana berbentuk segitiga dengan telinga tegak rapih yang berada di sampingnya. Mereka memiliki warna smoe tua dengan mata yang terlihat sipit. Beberapa aspek didalam tubuhnya seperti ekor, telinga dan wajahnya benar-benar sangat memberikan penampilan yang istimewa bagi ras ini.

Bulu dari ras ini tidaklah terlalu panjang, namun merea memiliki bulu yang sangat halus serti berkilau yang seakan mengatakan, bulu yang cantik tidaklah selamanya bulu yang panjang. Mereka tidak memiliki bulu lapisan bawah, jadi ras ini bisa saja jika tidak di tempatkan di bawah ac guna mendapatkan dingin yang cukup.

Sejarah Kucing Balinese

Kucing balinese memiliki sejarah nama karena pada saat itu sang penemu menyamakan penari anggun yang ada di pulau bali Indonesia dengan ras kucing ini yang kita ketahui juga sama anggunnya untuk jenis kucing.

Sampai saat ini tidak diketahui apakah rambut atau bulu yang kucing ini dapatkan adalah hasil persilangan seperti beberapa ras lain atau ini adalah genetika alami. Meskipun kucing siam yang dikenal sangat mirip dengannya di sebut terlibat dalam sejarah kucing balinese namun seharusnya itu pernyataan yang salah karena kucing siam berkembang biak pada tahun 1950an sedangkan balinese 1940an, jadi teori dari kami adalah kucing asli indonesia ini yang merupakan cikal bakal dari kucing siam.

Beberapa organisasi kucing internasional pada tahun 1961 yang di ikuti oleh banyak organisasi lainnya pada tahun 1970 mulai mengakui keberadaan kucing balinese sebagai kucing ras resmi dari Indonesia yang dapat disilangkan dengan kucing javanese.

Personality Kucing Balinese

Kucing Siam dan Balinese mungkin saja memiliki perbedaan dari sisi panjang bulu, namun selain itu terdapat pula perbedaan identik yang terletak pada bawah kulit mereka. Selain itu sifat dari kedua ras ini sangat berbeda satu sama lainnya.

Kucing ras ini sangat suka bermain dengan manusia, dia sangat suka untuk mengikuti kemana kamu akan berjalan, mereka juga akan mengawasi gerak gerik kamu karena mereka merupakan salah satu ras yang cukup waspada terhadp gerakan dari luar.

Jika kucing siam memiliki sifat yang keras, untungnya saja kucing asli Indonesia ini tidak memiliki sifat yang serupa, setiap pemilik dua ras ini pasti merasakan perbedaannya. Balinese sangatlah anggun sehingga ia akan sangat ramah dengan manusia, berbeda dengan siam yang cenderung cuek dan pemalas.

Kucing ras ini terkanal pula karena sifatnya yang pintar, lincah dan juga atletis, sangat berbeda dengan saudara jauhnya. mereka sangat suka diberikan permainan yang membutuhkan pemikiran didalamnya seperti petak umpet dan juga puzzle, walaupun permainan ini adalah permainan manusia, jangan salah, ternyata ia juga seharusnya lihai dengan permaian ini.

Ia merupakan salah satu ras yang suka untuk di ajak mengobrol, jadi kami menyarankan kamu untuk sering berinteraksi dengannya ketika memiliki ras ini dirumahmu.

Jenis Bulu Kucing Balinese

Yang membedakannya degan ras siam adalah kedalaman bulu dan juga lapisan dalam, yang sangat terlihat bisa kamu bedakan pada bagian tubuh dalam si kucing, karena disinilah perbedaa paling terlihat antara dua ras ini bisa dilihat.

Mereka memiliki telinga yang besar yang juga bisa menjadikan pangkal telinganya ke ujung, dengan kepalanya yang segitiga sangat memberikan kesan bahwa tubuhnya sangatlah ramping dan juga atletis.

Mereka memiliki warna yang sangat populer yaitu, warna colat, biru, ungu, dan mata yang hanya memiliki satu warna yaitu biru tua.

Cara merawat kucing

Cara merawat ras ini sepertinya tidaklah sulit, kamu hanya perlu melakukan sisir kepadanya setidaknya 1 minggu sekali, tidak boleh lebih karena ketika lebih bulu matinya akan berceceran ke lantai yang mana tidak baik bagi kesehatan dan juga bisa menyebabkan hairball yang sering.

Kucing asli indonesia ini memerlukan mandi setidaknya 2 minggu sekali, tidak usah terlalu sering, kecuali kamu membiarkannya main di outdoor sehingga sangat cepat untuk kering.

Kuku dan telinga harus kamu perhatikan, untuk ras ini kamu hanya cukup melihatnya untuk dijadikan tindakan, misal kuku sudah terlihat panjang, maka dari itu baiknya di potong dan kuping sudah terlihat kotor, baiknya di berikan usapan air hangat agar bisa kembali bersih

Foto Kucing

Video Kucing